MARIA A SARDJONO
BINTANG DINI HARI

Jam antik setinggi manusia itu bemyanyi lagi. Meskipun jam itu sudah lebih dari seminggu berdiri di sudut ruang tengah rumahku, masih saja aku terpesona mendengar suaranya. Padahal jam itu bukan benda asing bagiku. Jam itu milik almarhum eyang buyutku yang ia warisi dari orangtuanya. Ketika eyang buyutku mening-gal dunia, jam itu menjadi milik nenekku. Pada generasi berikutnya, kakak ibukulah yang me-milikinya. Dan pada generasiku, jam itu menjadi milik Mbak Dini, kakak sepupuku. Tetapi ketika dia melihat betapa inginnya aku memiliki benda kenangan keluarga kami itu, ia mengalah.
“Kalau kau memang sangat menginginkannya, ambillah. Aku bisa menyuruh orang untuk mem-buat tiruannya yang lebih bagus!” Begitu kata Mbak Dini kepadaku beberapa minggu lalu ketika aku berkunjung ke rumahnya.
Aku mempercayai Mbak Dini bukan hanya karena ketulusan hatinya saja. Tetapi juga karena hal-hal lainnya. Suaminya orang kaya, dan dia
sendiri pun sukses bekerja di suatu perusahaan asing. Mau membeli jam antik yang asli atau membuat tiruannya dengan mempergunakan bahan-bahan berkualitas dan dengan model yang lebih indah sekalipun, tak jadi masalah buatnya.
DOWNLOAD PRC
==============================================================
KEMUNING

Tatkala DEWO terpaksa menikahi gadis yg dihamilinya pacarnya wulandarai merasa amat risi dan tertekan karena setiap orang di Tawangmangu merasa iba kepadanya. Harga dirinya sangat terluka oleh perhatian berlebihan itu karena sebenarnya dia bukan gadis rapuh yang patut dikasihani- Perlakuan orang orang di sekelilingnya itu. justru membuat Wulan merasa dirinya pecundang, orang yang terkalahkan dan tersingkirkan. Oleh sebab itulah ia tidak sudi menumpahkan air mata hanya untuk menangisi kekasih yang tidak setia.
Tetapi ternyata Wulandari keliru. Menangis itu perlu. Karenanya ketika Eko mampu menyibak konflik yang ada di batinya, tangisnya pun akhirnya tumpah di atas dada laki-laki itu. dann dalam perjalanan waktu, keakraban mereka berkembang menjadi cinta yang tumbuh dengan suburnya. Persamaan kisah, minat. dan cara pandang mematrikan hati mereka berdua.
Namun sayang, Tawangmangu bukanlah Jakarta. Kisah cinta antara Wulandari. anak pemilik perkebunan yang kaya raya, dan Eko, anak salah seorang mandor perkebunan itu sulit diterima oleh keluarga kedua belah pihak maupun oleh komunitas setempat Terlebih karena sistem nilai feodalisme begitu kuatnya dalam hierarki dunia perkebunan dan darah priyayi yg mengalir ditubuh wulandari terlalu kuat
download prc


kok bintang dini harinya gak lengkap ya??