JALAN PANJANG MEMUPUS KEDUKAAN

jalan panjang memupus kedukaan
Jalan Panjang Memupus Kedukaan
“Buku Didion ini mendebarkan…sebuah buku yang hidup, tajam, dan tak terlupakan…gambaran yang tulus, lantang dan menuntut konsentrasi dari seseorang dengan teror dan kemalangan ….kadang agak lucu karena ia berani mengisahkan kenyataan yang sesungguhnya.”
- The New York Times Book Review, Robert Pinsky
“Sebuah tindakan berani yang sempurna, sang penulis tahu bahwa penjelasannya mengizinkan kita untuk tahu apa yang ada dalam pikirannya saat diselimuti kabut kedukaan…. Tindakan ini juga menggiring kita pada waktu yang telah lalu, pada potret penuh kilau tentang perkawinannya yang unik…. Untuk membuat perkawinannya nyata, Didion memperlihatkan pada kita apa yang telah hilang darinya.”
- Time, Lev Grossman
“Tak terpikir olehku bahwa kita membutuhkan buku selain ini…. Aku tidak dapat membayangkan tentang apa itu ke-matian tanpa buku ini.”
- New York Review of Books, John Leonard
“Rasa sakit yang indah….Kita mencintai dan mengagumi Didion karena kediriannya yang tak biasa, tak tertandingi keabsurdannya; semacam keengganan Orwelian. Dus, menyaksikan penelusuran ke relung terdalamnya merupakan sebuah pengalaman yang sulit, terus bergerak, dan sungguh pedih.”
- Los Angeles Times, Gideon Lewis-Kraus
“The Year of Magical Thingking, meskipun cenderung tidak menggambarkan apa pun tentang kebingungan dan kekacauan Didion, merupakan karya yang penuh kejujuran dan kejernihan yang beda dengan yang lain. Mungkin karya ini tidak memberi “makna” pada kematian suami dan penyakit anaknya, tetapi ia menjelaskan efek yang ditimbulkannya pada Didion. Ini tentang keterusterangan yang tak tertandingi. Karya ini tidak ditulis sebagai buku saku self-help tentang dukacita kematian, tetapi tentang petualangan ke sebuah tempat yang tak seorang pun bisa sungguh-sungguh bayangkan bisa ada di sana.”
- The Washington Post, Jonathan Yardley
“Secara umum, seluruh karya Didion, dengan tema tentang kehilangan dan dukacita, disajikan sebagai persiapan untuk penulisan memoar ini. Kadang terdapat isyarat pengulangan penuh keingintahuan, ketimbang kesegeraan dan keintiman pokok bahasan. Betapapun ini merupakan tambahan yang sangat diperlukan pada bagian utama karya Didion dan catatan yang tertib penuh kata-kata pujian dalam sejarah karya tentang perkabungan.”
- Publishers Weekly
“Dalam buku baru yang meluluhkan-lantakkan ini Didion menulis tentang tahun yang ia cobahabiskan sampai pada masa terjadinya peristiwa Desember tragis itu…. Ini benar-benar buku yang memberi pembaca gambaran tetang kehilangan, kedukaan, dan penderitaan tak terlupakan, berisi seluruh detail kronologis setiap menitnya melalui pandangan yang teguh dan bersifat reportase dari penulisnya.”
- The New York Times, Michiko Kakutani
“Seperti biasa, gaya menulis Didion curam dan sangat efisien. Sangat direkomendasikan untuk semua pecinta buku.”
- Library Journal, Maria Kochis
“Penggambaran yang sangat kuat tentang kedukaan.”
- Kirku s Reviews
“Layak mendapat bintang. Didion menjelaskan dengan ketelitian yang luar biasa tentang bagaimana rasanya berduka itu sesungguhnya. Bagaimana hal itu mengganggu pikiran rasional. Kedukaan yang menggerakkan “pikiran penuh hikmah” dan hasilnya adalah anatomi kedukaan yang luar biasa jelas dan memuliakan, setara dengan penghargaan yang tinggi untuk pernikahan, keibuan, dan cinta.”
- Booklist, Donna Seaman
Buku ini untuk John dan Quintana

DOWNLOAD


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.