COWOK#1

GALUH!” Tiba-tiba seseorang menghentikan langkahku. Aku belum berani menoleh.Siapa tau yang dipanggilnya orang lain. Nama bisa saja sama.
“Galuuuh …!” seru suara itu kini membuatku menoleh.
Kulihat Rey berlari ke arahku.Kalau saja aku bisa, aku ingin menghindar. Namun terlambat, Rey udah menjangkauku. Dia udah ada di hadapanku.
“Galuh, apa kabar?” tanyanya pelan. Aku tak tahu harus mengatakan apa. Kondisiku sangat baik, tapi pasti akan menjadi nggak baik dengan pertemuan ini.
“Baik,” kataku sambil mengulurkan tangan.
“Kamu sendiri gimana?”
DOWNLOAD PRC
DOWNLOAD PRC

