
MATINYA SEORANG MANTAN MENTERI oleh nawal El saadawi
alam tangan ibunya, seorang menteri pemerintah melukiskan suatu pertemuan secara kebetulan dengan seorang pegawai bawahan, seorang perempuan, yang tidak akan merendahkan pandangan matanya di hadapan dirinya, tidak akan menyerah. Merusak dugaan-dugaannya sebelumnya tentang perilaku yang dapat diterima, maka insiden tersebut akhirnya menyebabkan gagalnya, pemecatan dan kematian seorang laki-laki.
Cerita ini, seperti kumpulan klasik dari penulis kenamaan negeri Mesir ini, menggambarkan gema universal dari fakta-fakta masyarakat Arab untuk memproyeksikan persepsi yang berbeda mengenai politik seksual, emosi-emosi yang ditekan, makna kehidupan dan cinta.
download prc
download pdf
=============================================================
MUSIBAH 27 MEI TRAGEDI JOGJA

Saya dedikasikan buku ini untuk mereka yang dengan tulus-ikhlas telah membantu, baik berupa tenaga, pikiran, mated maupun do’a untuk para korban bencana gempa tektonik di Yogyakarta pada Sabtu 27 Mei 2006 pukul 05:53:57 WIB
TeRIring do’a
“Semoga Tuhan tidak pernah melepaskan kemanjaan segala RahmatNya yang tak terhingga buat kita selama-lamanya. Amin Yaa Robbal ‘Alamin”
Pesan khusus untuk buah hatiku: Azka Fathin Mazayasyah dan Alhan Ramadhan Mazayasyah. Jadikanlah kisah dalam buku ini sebagai salah saru cara dalam mengenali tanda Cinta Allah pada makhluk ciptaanNya.
Dari Penerbit
Setiap musibah, pasti meninggalkan segudang cerita. Tapi Osayang, tidak banyak orang yang mau mengabadikannya dalam bentuk karya tulk Yang sering terjadi justeru sebaliknya. Orang lebih suka menyimpan dan ‘mengubur’ kenangan menyedihkan itu hanya di dalam memori ingatannya sendiri.
Sementara, apa yang semula kita anggap menyedihkan itu, sangat boleh jadi, bagi orang lain yang tidak mengalaminya, justeru mempunyai nilai manfaat cukup besar. Minimal, lewat catatan rekaman peristiwa itu, pembaca bisa ikut merasakan bagaimana pahit-getirnya perjuangan para korban dalam bertarung dengan maut yang sudah berdiri-tegak di depan mata.
Dalam skala lebih jauh, kisah-kisah heroik yang dialami oleh seorang korban yang berhasil lolos dari lorong kematian itu, justeru dapat dijadikan sebagai sebuah pengetahuan bagi orang lain Terutama ketika ia akan atau tengah menghadapi hal yang sama di tempat lain yang berbeda.
Dengan begitu, ketika masyarakat pembaca tengah berhadapan secara langsung dengan persoalan sejenis, maka sudah tidak perlu merasatakut.
Sejarah membuktikan, minimnya pemahaman dan pengetahuan tentang bagaimana menghadapi masalah pasca terjadinya sebuah bencana, acapkali membuat para korban menjadi putus asa. Seolah-olah, dengan telah datangnya sebuah bencana, maka berakhirlah sudah semua perjalanan hidupnya di dunia ini.
PadahaL sebetulnya, peristiwa bencana alam yang terjadi di depan mata kita itu, sangat boleh jadi, justeru akan menjadi titik awal bagi kita untuk memasuki sebuah episode kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.
Apa yang dilakukan oleh penulis buku yang saat ini tengah Anda baca, merupakan salah satu upaya yang memang tengah ditunggu-tunggu semua orang dari berbagai golongan. Pasalnya, lewat buku ini, paling tidak, pembaca bisa mendapat informasi berharga tentang hasil rekaman nyata yang dilalui penulis dalam menghadapi pertarungan hidup-mati di tengah arena bencana alam yang terjadi di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Sabtu 27 Mei 2006.
Melalui boko ini pula, pembaca akan diajak bertamasya guna menyelami betapa sangat dahsyatnya gelombang peristiwa yang membentang luas dalam rentang waktu yang ada di sekeliling kita. Selain, sudah barang tentu, pembaca juga abn diajak untuk merasakan betapa besarnya rinta Allah SWT atas semua makhluk ciptaanNya.
Semoga, kehadiran buku ini dapat memperkaya khazanah pengetahuan para pembaca, tertutama tentang tindakan apa yang hams kita lakukan pasca terjadinya musibah atau bencana. Selamat menikmati!
download jilid 1 prc
download jilid 1 pdf

